Kesehatan 06 Desember 2018

Ini Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Digigit Nyamuk Bandel

Nyamuk tidak hanya menyebalkan, tapi juga bisa menyebarkan penyakit. Meskipun terlihat sepele, dengan satu gigitan saja, nyamuk bisa menyebarkan penyakit berbahaya.  Menurut data World Health Organization (WHO), lebih dari 1 juta penduduk di dunia meninggal akibat gigitan nyamuk. Tidak heran bila nyamuk mendapat julukan salah satu binatang yang paling berbahaya di planet ini.

Panas tubuh manusia, aroma tertentu dan karbondioksida yang dikeluarkan oleh napas manusia, menjadi pemikat bagi nyamuk. Mereka akan menghampiri Bunda, meski jarak mereka dengan Bunda lebih dari 40 meter. Saat manusia yang ada makin banyak, nyamuk yang datang kemungkinan akan semakin banyak juga. Kenapa bisa begitu? Tubuh manusia mengeluarkan panas, dan ini jadi magnet yang kuat bagi nyamuk-nyamuk bandel untuk menghampiri.

Menurut Jonathan F. Day, seorang profesor entomologi di Universitas Florida, gigitan nyamuk terjadi saat seekor nyamuk betina mendarat di kulit Bunda dan menyelidiki area kulit tipis yang dekat dengan pembuluh darah.  Fakta yang menarik, hanya nyamuk betina yang dapat menggigit manusia karena nyamuk betina memiliki bentuk mulut khusus, serta mereka memerlukan protein yang terkandung dalam darah untuk pembentukan telur nyamuk

Gigitan nyamuk bisa menghancurkan kulit, untuk kemudian melepaskan air liur di bawah kulit inang yang membuat Bunda mati rasa, sebelum mereka mengisap darah. Pada saat Bunda merasakan tusukan atau gigitan, nyamuk betina tersebut kemungkinan sudah makan darah Bunda.

Lalu apa yang terjadi pada tubuh ketika digigit nyamuk? Air liur nyamuk mengandung antikoagulan, yakni zat yang bersifat anti penggumpalan sehingga nyamuk dapat tetap lancar menghisap darah manusia. Selain itu, air liur nyamuk mengandung berbagai protein, yang oleh sistem kekebalan tubuh sebagai dianggap sebagai zat asing. Limfosit, salah satu jenis sel darah putih, segera menuju ke tempat kejadian dan berusaha untuk mematikan zat asing tersebut. Hal ini yang menyebabkan gatal dan bengkak pada kulit. 

Air liur nyamuk bisa bertahan berjam-jam dan membuat kulit Bunda semakin gatal. Keesokan harinya, jika Bunda beruntung, rasa gatal Bunda akan berkurang, meski bekas gigitannya mungkin masih terlihat meradang.

Namun, jika kulit Bunda sangat sensitif, Bunda mungkin akan terbangun dengan bekas gigitan yang lebar sampai 12 cm. Kondisi ini menandakan Bunda menderita alergi dan sistem kekebalan tubuh Bunda telah melepaskan pasukan khusus antibodi. Apakah berbahaya? Kemungkinan tidak. Cobalah kompres dengan es dan minum obat antialergi atau antihistamin.

Dua atau tiga hari kemudian, kemungkinan bekas luka gigitan nyamuk Bunda telah hilang atau perlahan memudar setelah beberapa hari lagi. Itu pertanda tentara sel darah putih tersebut telah melakukan tugas mereka dan meninggalkan tempat kejadian. Jika Bunda merasakan gejala seperti flu, seperti sakit kepala atau mual, kunjungi dokter untuk menyingkirkan infeksi terkait serangga seperti virus West Nile dan Chikungunya.

Agar terhindar dari gigitan nyamuk bandel, hindari pakaian dengan warna gelap, kenakan pakaian berwarna terang. Itu akan membingungkan pengelihatan nyamuk. Oleskan minyak lemon kayu putih, bila memungkinkan beradalah di dekat kipas angin karena nyamuk tidak menyukai angin. Jika Bunda terbiasa menggunakan obat nyamuk, pastikan ruangan kosong dari aktivitas agar tidak mengganggu pernapasan Bunda dan keluarga. Selain itu, pilihlah obat nyamuk yang tidak memiliki bau menyengat sehingga nyaman di hidung.

Nah, sudah tau kan betapa bahaya nya mahluk kecil yang satu ini? Yuk mulai terapkan pola hidup bersih, rumah bersih dan lingkungan bersih agar kesehatan kita dan keluarga selalu terjaga! Dapatkan PROMO HIT Expert Aerosol di https://goo.gl/S8PxVG . Segera rasakan keampuhannya!