Kesehatan 06 Januari 2020

Waspada! Gigitan Nyamuk Sebabkan Reaksi Tubuh Ini

Ketika tubuh digigit nyamuk, biasanya akan menunjukkan reaksi seperti bentol kemerahan dan gatal. Namun perlu diwaspadai ketika nyamuk DBD yang menggigit tubuh, gejala DBD seperti demam tinggi, muntah dan gejala lainnya, perlu penanganan dengan cepat dan tepat karena dapat menyebabkan kematian.

Reaksi kulit yang diakibatkan oleh gigitan nyamuk juga bisa menjadi indikasi apakah Anda memiliki alergi terhadap gigitan nyamuk atau tidak. Dikutip dari hellosehat.com, berikut beberapa reaksi yang timbul akibat gigitan nyamuk.

1. Benjolan merah kecil

Timbulnya benjolan merah kecil ini merupakan reaksi yang paling umum terjadi, jadi tak perlu khawatir jika ada reaksi seperti ini. Kondisi ini terjadi sebagai respon tubuh terhadap protein asing yang ada pada air lur nyamuk, biasanya benjolan merah kecil ini akan terjadi selama 1 hingga 2 hari.

2. Benjolan besar

Benjolan besar ini terjadi karena tubuh sensitif terhadap protein pada air liur nyamuk. Akan tetapi, benjolan besar ini juga bisa muncul karena gigitan nyamuk yang menghisap darah terlalu lama di satu tempat pada bagian tubuh Anda, sehingga protein yang mereka lepaskan terlampau banyak.

3. Demam dan gatal

Jika Anda mengalami reaksi seperti bengkak, panas, merah, gatal-gatal disertai dengan demam setelah digigit nyamuk, itu artinya Anda mengalami sindrom skeeter. Sindrom skeeter merupakan reaksi sistem imun yang berlebihan terhadap protein di dalam air liur nyamuk. Reaksi tersebut menyebabkan pembengkakan berlebihan pada area gigitan sehingga terasa panas, sakit, bahkan melepuh hingga mengeluarkan cairan.

Anak kecil dan orang yang memiliki gangguan sistem kekebalan tubuh biasanya berisiko lebih tinggi untuk terkena sindrom skeeter ini.

3. Syok anafilaktik

Syok anafilaktik merupakan reaksi terparah dari alergi gigitan nyamuk yang dapat mengakibatkan kematian. Jika setelah digigit nyamuk Anda mengalami gejala bentol, gatal, bibir membengkak, sulit bernapas, dan batuk, segeralah Anda memeriksakannya ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Untuk membantu meredakan gejala dari syok anafilaktik tersebut, biasanya dokter akan memberikan suntikan epinefrin.

Guna mencegah serangan dan gigitan nyamuk terutama di rumah, gunakanlah HIT EXPERT Aerosol sebagai pembasmi dan pengusir nyamuk yang dapat digunakan di berbagai musim, serta ampuh membunuh nyamuk penyebab DBD hingga nyamuk yang sulit dibunuh sekalipun.

Karena HIT EXPERT Aerosol dilengkapi dengan formula baru yang mampu membunuh Nyamuk DBD seketika serta dilengkapi teknologi double-noozle yang dapat menyebar ke seluruh sudut ruangan dan pastinya membunuh nyamuk lebih cepat.

Untuk pencegahan secara maksimal, semprot setiap ruangan di dalam rumah Anda menggunakan HIT EXPERT Aerosol secara rutin. Selalu gunakan HIT EXPERT Aerosol sebagai cara mengusir nyamuk yang efektif dan mudah. Dapatkan PROMO SPESIAL untuk pembelian HIT Expert Aerosol, klik disini !