Kesehatan 30 September 2020

Waspada! 3 Penyakit Akibat Gigitan Nyamuk Ini Mengancam Saat Beraktivitas #DiRumahAja

Saat menjalani aktivitas #dirumahaja akibat pandemi Covid-19, kebersihan dan kenyamanan rumah menjadi faktor penting untuk menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga. Akan tetapi, seringkali saat beraktivitas di rumah gangguan justru datang karena adanya nyamuk yang mencoba untuk menggigit tubuh.

Selain menyebabkan gatal pada kulit tubuh, gigitan nyamuk juga bisa menyebabkan berbagai penyakit yang dapat mengancam jiwa. Oleh karenanya, selain mewaspadai penyebaran Covid-19, keberadaan nyamuk di dalam rumah juga tak boleh luput dari perhatian guna menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga di rumah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam situs web-nya menjelaskan, bahwa awal musim hujan yang melanda sebagian besar wilayah di Indonesia terjadi mulai Oktober hingga Januari 2021. Ini artinya menjadi waktu yang tepat bagi nyamuk berkembang biak, serta potensi kasus penyebaran penyakit akibat gigitan nyamuk seperti, demam berdarah dengue (DBD) dan penyakit berbahaya lainnya juga akan meningkat.

Berikut ini 3 penyakit berbahaya akibat dari gigitan nyamuk yang harus Anda waspadai.

1. Demam berdarah dengue (DBD)

Penyakit ini ditularkan lewat gigitan nyamuk berjenis Aedes Aegypti atau banyak yang menyebutnya nyamuk DBD. Biasanya orang yang terjangkit penyakit DBD akan mengalami gejala seperti, demam tinggi disertai ruam merah pada kulit, mual dan muntah, pendarahan ringan serta lemas. Beberapa gejala tersebut juga menjadi gejala DBD pada anak, namun karena fisik anak yang masih lemah, saat mengalami gejala tersebut tentunya dapat mengancam jiwa mereka.

2. Chikungunya

Nyamuk Aedes Aegypti hingga saat ini masih menjadi ancaman di Indonesia. Tak hanya menjadi penyebab penyakit DBD, nyamuk jenis ini juga menjadi penyebab penyakit chikungunya. Gejala chikungunya pada umumnya seperti, demam, nyeri sendi, nyeri otot, sakit kepala, ruam atau bintik merah di sekujur tubuh, mual dan muntah. Jika tidak ditangani dengan tepat chikungunya dapat menyebabkan komplikasi pada saraf, jantung, mata, saluran pencernaan hingga menyebabkan kematian.

3. Malaria

Selain Aedes Aegypti, Anda juga perlu mewaspadai ancaman dari nyamuk Anopheles atau nyamuk malaria. Orang yang terjangkit malaria pada umumnya akan mengalami gejala demam dan menggigil, jika tidak ditangani dengan cepat malaria dapat menyebabkan anemia berat, gagal ginjal hingga kematian.

Untuk mencegah serangan nyamuk pembawa berbagai penyakit tersebut kepada keluarga di rumah, pastikan Anda menggunakan HIT EXPERT Aerosol sebagai anti nyamuk yang telah terbukti keampuhannya. HIT EXPERT Aerosol dilengkapi dengan formula baru serta High Intensity Technology (Double Nozzle dan Micro Particle) yang dapat membunuh nyamuk bandel seketika dan mencegahnya berkembang biak.

HIT EXPERT Aerosol merupakan pembasmi dan pengusir nyamuk yang praktis dan cocok digunakan di berbagai musim, serta ampuh membunuh nyamuk penyebab DBD hingga nyamuk bandel yang sulit dibunuh sekalipun. Semprot ruangan di rumah dengan menggunakan HIT EXPERT Aerosol secara rutin, guna mencegah gigitan serta menghentikan serangan nyamuk terutama nyamuk DBD ke rumah Anda.

Dengan pilihan wangi Fresh Citrus, Sweet Flower, Blooming Tea dan varian baru Pink Blossom menjadikan HIT EXPERT Aerosol sebagai cara membasmi nyamuk yang efektif dan mudah dengan aroma yang lembut dan segar. Semakin nyaman beraktivitas #dirumahaja dengan HIT EXPERT Aerosol.