Kesehatan 20 April 2020

Musim Pancaroba Tiba, Awas Nyamuk DBD Tetap Mengintai

Selain perlu mewaspadai penyebaran virus corona, saat musim pancaroba tiba seperti sekarang ini, terdapat masalah kesehatan yang masih tetap tidak boleh terabaikan yakni, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Kemunculan nyamuk Aedes Aegypti atau yang dikenal dengan nyamuk DBD sebagai pembawa virus penyakit DBD, perlu ditanggulangi dengan tepat.

Demam merupakan gejala DBD yang umumnya diderita oleh orang yang terjangkit, jika tidak ditangani dengan cepat dapat mengakibatkan kematian. Pada umumnya, para penderita akan mengalami gejala DBD pada 4 hingga 7 hari setelah tergigit nyamuk DBD. Gejala tersebut ditandai dengan demam tinggi yang bisa mencapai 40 derajat Celcius atau lebih, sakit kepala berat, nyeri sendi, mual dan muntah serta muncul ruam kemerahan pada kulit.

Penyakit yang telah menelan banyak korban jiwa ini, bisa dibilang merupakan penyakit langganan yang kerap terjadi di Indonesia setiap tahunnya. Oleh karenanya, menjaga rumah dari agar bebas dari nyamuk DBD sangatlah penting. Guna mencegah serangan nyamuk DBD di rumah Anda, lakukan beberapa tindakan pencegahan berikut ini.

1. Pastikan sirkulasi udara dan pencahayaan rumah baik

Pada dasarnya nyamuk suka berada di udara yang lembab dan gelap. Untuk mencegah mereka berdiam diri di dalam rumah, ciptakanlah sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik. Jangan tutup gordyn jendela, agar sinar matahari bisa masuk. Sedangkan untuk sirkulasi udara, terapkan sirkulasi silang di mana setiap sisi ruang yang berhadapan diberi lubang ventilasi.

2. Basmi jentik nyamuk

Nyamuk DBD betina umumnya bertelur di atas batas air dalam wadah yang menampung air, kemudian larva nyamuk akan menetas dari telur ketika wadah dipenuhi air. Akan tetapi, kini nyamuk DBD telah berevolusi sehingga telurnya bisa bertahan di kondisi kering selama beberapa bulan dan baru menetas ketika bersentuhan dengan air. Karena evolusi juga membuat nyamuk DBD menjadi lebih sering bertelur. Menyingkirkan barang-barang bekas yang dapat menampung air serta rutin membersihkan wadah penampung air seperti, bak mandi, menjadi hal yang wajib dilakukan untuk mencegah adanya jentik nyamuk.

3. Gunakan HIT EXPERT Aerosol

Agar lebih praktis dalam membunuh dan mengusir nyamuk DBD, gunakan selalu HIT EXPERT Aerosol sebagai anti nyamuk yang telah terbukti keampuhannya. HIT EXPERT Aerosol dilengkapi dengan formula baru serta High Intensity Technology (Double Nozzle dan Micro Particle) yang dapat membunuh nyamuk  lebih cepat dan mencegahnya berkembangbiak. HIT EXPERT Aerosol merupakan pembasmi dan pengusir nyamuk yang dapat digunakan di berbagai musim, serta ampuh membunuh nyamuk penyebab DBD hingga nyamuk yang sulit dibunuh sekalipun.

Semprot ruangan di rumah dengan menggunakan HIT EXPERT Aerosol secara rutin, guna mencegah gigitan nyamuk serta menghentikan serangan nyamuk ke rumah Anda. Dengan pilihan wangi Fresh Citrus, Sweet Flower dan Blooming Tea menjadikan HIT EXPERT Aerosol sebagai cara mengusir nyamuk yang efektif dan mudah dengan aroma yang segar.

Dapatkan PROMO HIT EXPERT Aerosol di e-commerce official store disini!