Home & Living 20 Juni 2019

Awas, Ternyata Nyamuk Bisa Lebih Banyak Setelah Musim Hujan!

Pergantian musim atau musim pancaroba biasanya menyebabkan cuaca tidak menentu. Cuaca bisa jadi dingin karena hujan lebat, tetapi kemudian panas terik karena akan memasuki musim panas atau kemarau. Ini bisa memunculkan berbagai macam penyakit, khususnya penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. Secara umum, cuaca dan musim memiliki kaitan dengan jumlah nyamuk, dan biasanya setelah musim hujan, jumlah nyamuk bisa lebih banyak dari biasanya. (*) tambahkan source of information.

Pada musim hujan, genangan air akan mengalir terbawa arus air hujan sehingga besar kemungkinan sarang nyamuk pun akan hanyut terseret arus air hujan. Air hujan yang mengalir akan mengganggu sarang nyamuk di genangan air, sehingga jumlah nyamuk bisa jadi lebih sedikit saat musim hujan. Sedangkan saat musim kemarau, genangan air akan sulit mengalir karena air hujan yang sangat sedikit. Ini membuat genangan air cenderung lebih tenang sehingga sarang nyamuk bisa jadi lebih banyak.

Jumlah nyamuk yang lebih banyak ini bukannya tidak mungkin memunculkan penyakit. Gatal-gatal kemungkinan hanya efek kecil dari serangan nyamuk yang kemudian bisa mengakibatkan penyakit menular, seperti demam berdarah dan malaria. Untuk menghindari risiko terkena penyakit akibat nyamuk, lindungi keluarga Anda dengan melakukan beberapa langkah sederhana seperti berikut ini.

Pertama, cegah adanya genangan air di sekitar rumah. Genangan-genangan air meskipun sedikit bisa berpotensi untuk menjadi sarang nyamuk. Perhatikan pot-pot tanaman, talang air, dan jalan di sekitar rumah dan pastikan bersih dari genangan air untuk mencegah nyamuk berkembang biak, karena nyamuk akan mudah berkembang biak di air yang menggenang.

Kedua, setelah musim hujan biasanya akan ada lebih banyak sampah, baik sampah pepohonan dan sampah yang terbawa arus air di selokan dan jalanan. Sampah yang menumpuk di selokan akan membuat air menggenang dan menjadi sarang nyamuk. Efek yang lebih besar lagi malah bisa menyebabkan banjir. Baiknya Anda bersihkan sampah-sampah di rumah dan sekitar rumah, kemudian jika memungkinkan kubur atau bakar sampah tersebut agar tidak menjadi sarang nyamuk.

Ketiga, pastikan rumah dalam keadaan rapi dengan rajin membersihkan rumah dan menyimpan barang yang tidak terpakai di gudang atau di tempat yang jauh dari ruangan tempat Anda banyak beraktifitas di rumah. Selain itu, pastikan tidak ada baju yang tergantung di luar, baik itu baju kotor maupun baju bersih. Baju yang tergantung di luar, apalagi baju kotor dengan warna gelap, berpotensi menjadi sarang nyamuk. Pastikan lemari baju selalu tertutup dan lengkapi dengan wewangian supaya nyamuk tidak betah bersarang.

Untuk mengusir nyamuk pada berbagai musim, pastikan Anda juga selalu sedia obat nyamuk semprot di rumah, seperti HIT EXPERT Aerosol.

HIT EXPERT Aerosol dilengkapi dengan formula baru dan teknologi double-noozle yang bisa membunuhi nyamuk lebih cepat, bahkan nyamuk yang sulit dibunuh sekalipun.

Segera dapatkan HIT EXPERT Aerosol di minimarket terdekat atau dapatkan di “Godrej Indonesia Official Store” di Bukalapak, Tokopedia, dan Lazada.