Kesehatan 05 Desember 2018

Awas! ini ciri – ciri anak terinfeksi gigitan nyamuk

Jangan sepelekan gigitan nyamuk pada buah hati Anda. Selain membuat sang buah hati tidak nyaman karena rasa gatal, gigitan nyamuk juga berbahaya apabila membawa virus DBD, Malaria, dan Chikunguya yang mana akibatnya bisa sangat fatal bagi si kecil.

Apa saja ciri – ciri jika sang anak terkena gigitan nyamuk yang sudah terinfeksi virus - virus tersebut? Lalu bagaimana mengantisipasinya?

Demam Berdarah Dengue ( DBD)

Kita sudah tidak asing lagi dengan istilah DBD bukan?

DBD merupakan penyakit yang di sebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Penyakit ini menjadi salah satu momok paling menakutkan terutama bagi para orang tua yang sudah memiliki buah hati. Penyakit ini sering kali kita jumpai menyerang lingkungan yang kotor dan tidak terawat, akibatnya nyamuk menjadi senang untuk terus berkunjung.

Beberapa gejala umum yang sering kita jumpai pada bayi yang terinfeksi virus DBD adalah; demam tinggi dan terdapat ruam (bintik merah) pada bayi. Diikuti juga dengan warna kulit bayi yang pucat dan mudah terserang penyakit seperti pilek dan batuk, serta napsu makan yang berkurang. Umumnya ketika bayi digigit nyamuk Aedes Aegypti, gejala-gejala tersebut akan muncul dalam kurun waktu 4 hari sampai 2 minggu.

Seperti apa sih nyamuk DBD itu? Aedes Aegypti dewasa memiliki ukuran sedang dengan tubuh berwarna hitam kecoklatan. Tubuh dan tungkainya ditutupi sisik dengan gari-garis putih keperakan. Di bagian punggung tubuhnya tampak dua garis melengkung vertikal di bagian kiri dan kanan yang menjadi cirikhas dari spesies ini.

Malaria

Malaria merupakan penyakit mematikan yang banyak terjadi di daerah tropis. Iklimnya yang cukup panas memudahkan poses perkembangan parasitnya. Nama ilmiah nyamuk pembawa virus ini adalah Anopheles.

Nyamuk pembawa virus ini memiliki tubuh kecil, pendek, dan berwarna kecoklatan. Beberapa gejala yang perlu kita ketahui tentang virus malaria pada bayi ialah bayi menjadi mudah lesu, hilangnya nafsu makan, demam yang suhunya berubah tiba – tiba, menggigil, berkeringat, serta beberapa gejala tingkat lanjut seperti kejang-kejang, kerusakan ginjal, dan beberapa lainnya tergantung tingkat keparahannya.

Chikungunya

Chikungunya disebabkan oleh virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti atau Aedes Albopictus. Nyamuk tersebut terinfeksi virus Chikungunya saat menggigit seseorang yang telah terinfeksi virus ini sebelumnya. Ciri nyamuk pembawa virus ini diantara lain memiliki kaki belang hitam putih dan berbadan kecil. Nyamuk ini dikenal erat sebagai saingan terberat nyamuk Aedes Aegypti sebagai pembawa virus mematikan.Gejala yang umum terjadi pada bayi yang terjangkit virus ini dan wajib kita ketahui adalah; demam tinggi, muncul ruam pada tubuh, bayi menjadi lebih rewel karena mengalami mual juga kadang berkurangnya napsu makan. Gejala ini biasanya timbul 3 – 7 hari setelah tergigit nyamuk ini.

Setelah mengetahui gejala dan ciri ketiga virus tersebut, sudah merupakan tugas kita sebagai orang tua yang bijak untuk mencegah dan melindungi sang buah hati agar tidak terserang penyakit mematikan tersebut.

Gunakan HIT Expert Aerosol dengan High Intensity Technology Double Nozzle dan Micro Particle bunuh nyamuk yang sulit dibunuh seketika. Tersedia dalam wangi Citrus, Sweet Flower, dan Blooming Tea. Dapatkan PROMO HIT Expert Aerosol di https://goo.gl/S8PxVG . Segera rasakan keampuhannya!